Untung Rp7 Miliar Per Bulan dari Bisnis Ganja, Mike Tyson Mengaku Takut Mati!

Mike Tyson merupakan salah satu petinju yang penuh kontroversi dalam kehidupannya, baik di dalam maupun di luar ring tinju.

Pernah menjadi petinju yang meraup kekayakaan berlimpah, Mike Tyson sempat dinyatakan bangkrut pada karirnya.

Kehidupannya yang tidak stabil bahkan membuat Tyson mengaku sempat ingin mengakhiri hidupnya alias mati bunuh diri.

mike tyson

mike tyson

Namun, keadaan berubah 180 derajat setelah ia terjun dalam dunia bisnis ganja miliknya yang dinamai Tyson Ranch hingga akan mendirikan sebuah universitas khusus untuk bisnis ganjanya.

dari World Boxing News, Mike Tyson mengaku pernah benci dengan kehidupannya dan berniat untuk mengakhiri hidup di usia muda.

"Saya berterima kasih kepada Tuhan, sebelumnya kehidupan saya penuh kebrutalan," ucap Tyson pada sebuah konferensi pers.

"Saya tak tahu kenapa semua hal ini bisa terjadi," imbuhnya.

Tyson mengaku kini ia sangat bahagia meski sebelumnya pernah ingin mengakhiri hidupnya di usia muda.

mike tyson

mike tyson

Menurut Tyson, ia kerap berpikir bahwa dirinya benci dengan kehidupannya pada saat itu.

"Saya sangat bahagia dapat terus melanjutkan hidup," ujar Tyson.

"Saya tak percaya bahwa saya terkadang ingin mengakhiri hidup ketika masih muda.

"Saat itu saya berpikir, 'Tuhan, saya benci hidup',"

" Kenapa tidak selesaikan saja semuanya sekarang agar saya terbesar dari malasah ini"

 

Setelah terjun dan menjalani bisnis ganda, Mike Tyson kini menjadi sosok yang lebih bijak dan berpikir lebih positif terhadap berbagai hal.

mike tyson

mike tyson

Ia pun senang akan kehidupan yang dijalani saat ini, bahkan mengaku tidak ingin mati.

"Saya berusia 53 tahun, saya sangat mencintai kehidupan saya saat ini," kata Tyson.

"Sata tak ingin mati, saya juga benci akan fakta bahwa saya akan mendekati hal itu.

"Kehidupan saya saat ini berjalan sangat menarik," imbuhnya.

Karier tinju Tyson yang diukir sejak 1985 sudah paripurna per Juni 2005 alias 14 tahun silam.

Sejak saat itu, Mike Tyson berupaya keras mencari sumber rezeki yang lain seperti bermain film dan membintangi beberapa serial televisi.

mike

mike

Tyson menanam ganja atau mariyuana di wilayah Selatan California, luas lahan ganja yang dinamai Tyson Ranch itu mencapai 40 hektar.

Laporan dari The Blast mengatakan, 20 hektar di antaranya dikhususkan untuk menghasilkan ekstrak THC (Tetrahydrocannabinol) dan CBD (Cannabidiol) dengan kualitas tinggi untuk medis.

Sejauh ini, Marketwatch mengklaim Mike telah meraup untung 500 ribu dolar AS (sekitar Rp7 miliar) setiap bulan dari bisnis ganjanya itu.

Beberapa media america juga mengatakan mike benar benar bersyukur atas tuhan yang telah mengubah hidupnya itu, meskipun itu adalah bisnis yang dinilai kurang baik tapi apa daya tyson pun berkata hanya itu bisnis yang bisa kembangkan.

Tyson pun kerap bertemu dengan beberapa artis dan musikal papan atas sedang di berpesta ganja di ladang pribadinya seperti X-Zibit dan Wiz Khalifa di ladang ganjanya tersebut sedang melakukan pesta ganja.

Tyson juga berkata terima kasih tuhan telah memberikan saya kehidupan yang lebih layak sehingga dapat bertahan pada kehidupan saya dan kembali menunjang kesuksesan saya kembali dan berjaya pada masa masa dimana saya maju.

Tapi tyson akui juga kesuksesan yang dia dapat dia akui memang tak sepenuhnya bersih sehingga saya juga harus berterima kasih sekaligus hati hati akan kedepannya sehingga saya harus mempunyai beberapa kunci dan rencana karena saya yakin besok saya akan sepenuhnya busuk.

"Tanaman ganja adalah zat alami, dan Anda tidak bisa mematenkan zat alami. Sehingga itu salah satu alasan benda ini dianggap tabu. Meski begitu, kita hidup di zaman pergeseran paradigma dan cara kami melihat ganja sudah berubah karena orang-orang menjadi teredukasi dan menginginkan cara alternatif untuk menghilangkan sakit," ucap Tyson.

Mimpi Tyson sekarang adalah menjadi pemain besar dalam industri ganja. Saat ini bahkan sudah ada sugesti Tyson Ranch juga bakal dibangun di perbatasan Florida dan Georgia.

Ketertarikan Tyson terhadap ganja sudah terlihat sejak masih aktif bertinju. Pada 20 Oktober 2000, Tyson bertarung melawan Andrew Golota di The Palace, Amerika Serikat.

Dalam pertarungan tersebut Tyson menang dengan RTD (Referee Technical Decision) pada ronde ketiga. Kemenangan tersebut diputuskan usai Golota mengalami rusak tulang pipi, hilang kesadaran, dan cedera leher.

Namun, pertarungan tersebut kemudian dianggap tanpa pemenang lantaran Tyson menolak untuk tes medis. Belakangan diketahui Tyson positif mengonsumsi ganja dalam tes urine