Ricuh, Pertandingan Final Sepak Bola Antara Sidoarjo Dengan Tuban, Hingga Wasit Yang Dikejar Pemain

Pada ajang Porprov Jatim , Pada pertandingan final antara Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Tuban Pertandingan yang berlangsung di stadion Bumi Wali Tuhan Di mana Tuban sebagai tuan rumahnya berlangsung ricuh.

Dikejar Hingga Keluar Lapangan

Kericuhan dipicu saat wasit meniup peluit tanda babak kedua telah berakhir dengan skor akhir pertandingan 2-1 dan kesebelasan Tuban memenangi laga tersebut.

Ricuh, Tuban vs Sidoarjo

Agung Setiawan wasit asal Lamongan ini langsung dikejar oleh para pemain dan official Sidoarjo, suasana semakin memanas dengan masuknya para suporter ke dalam lapangan Stadion dan mengajar wasit tersebut,

Dipermainkan wasit

Menurut salah satu keterangan Pemain Sidoarjo Sambil menangis ia memberikan keterangannya, ia menyatakan bahwa adanya perlakuan tidak adil oleh wasit kepada tim mereka

Sejak awal laga pertandingan final tersebut sudah terlihat sangat sengit, Terlihat diantara kedua tim tersebut saling berusaha untuk membobol gawang lawannya tersebut.

Pada babak kedua sang tuan rumah terlihat lebih mendominasi pertandingan.
Hingga pada menit ke-74 akhirnya Nur Avida berhasil merubah kedudukan menjadi 1-0..
Gol tersebut membuat tuan rumah lebih unggul dalam pertandingan dan membuat Sidoarjo memiliki kesempatan yang kecil untuk menang.

Kedudukan Yang Sama

Namun ternyata para pemain Sidoarjo tidak menyerah begitu saja, hal ini terlihat dalam permainan pemain Sidoarjo yang mendominasi dan cenderung menyerang lebih banyak dibandingkan dengan tuan rumah Tuban.
Hal ini berhasil membuat Sidoarjo menyamakan kedudukan dengan gol yang diciptakan oleh Dwiki Mardianto Di menit ke-84. Sontak saja hal ini membuat Tuban kembali bermain pada posisi menyerang hingga tambahan waktu di babak kedua untuk dapat meraih kemenangan.

Usaha Tuban untuk meraih kemenangan akhirnya membuahkan hasil setelah salah satu pemain Tuban dilanggar di depan gawang Sidoarjo dan dianggap pelanggaran oleh wasit.
Sontak saja hal ini membuat pelatih dan pemain Sidoarjo protes atas keputusan wasit tersebut yang menyatakan bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran.

Protes yang dilakukan oleh pelatih dan lemen Sidoarjo ini memakan waktu yang Cukup lama.
Dalam aksi protes tersebut membuat suasana memanas sehingga pertandingan sempat dihentikan sementara untuk meredakan situasi.

Dengan tendangan bebas yang dilakukan oleh salah satu pemain Tuban di depan gawang Sidoarjo menandakan pertandingan dimulai lagi Ahmad Irham tidak menyia-nyiakan peluang terakhir Dengan baik dia Memanfaatkan peluang tersebut dengan Membobol gawang kiper Sidoarjo Pada menit ke 93 Dan hal tersebut merubah kedudukan menjadi 2-1 di mana Tuban lebih unggul satu angka dibandingkan dengan Sidoarjo.

Supporter Masuk Lapangan

Peluit yang ditiup oleh wasit menandakan akhirnya pertandingan Tuban melawan Sidoarjo ternyata membuat para pemain dan suporter hingga official Sidoarjo langsung masuk ke lapangan dan mengejar wasit hingga keluar lapangan.

Pertandingan di hentikan sementara

Melihat hal ini sontak saja membuat para suporter Tuban pun tidak tinggal diam mereka juga Ikut masuk ke dalam lapangan. Terjadinya kericuhan di antara suporter Tuban sebagai tuan rumah dan suporter Sidoarjo.

Wasit yang dikejar oleh para suporter Sidoarjo tersebut berhasil diamankan oleh Polisi beserta dengan Para penonton suporter yang terlibat kericuhan.

Menurut keterangan Ahmad Shoiril Selaku asisten manajer tim Sidoarjo, menurutnya mereka kecewa atas kepemimpinan wasit.
Menurut Ahmad di menit akhir pada babak kedua seharusnya hal tersebut tidak dianggap pelanggaran dikarenakan bola telah mengarah ke penjaga gawang namun hal itu ternyata dianggap pelanggaran oleh wasit.

Menurut Ahmad mereka tidak mempermasalahkan bahwa mereka kalah mereka hanya mempermasalahkan masalah ketidakadilan wasit dalam jalannya pertandingan.